Homeschooling aneh??

2 tahun terakhir, kami (saya, suami dan Kayla anak pertama) memutuskan memilih sekolah di rumah. Istilah keren nya homeschooling yaa...

Kenapa kami? Ya, karena tidak bisa hanya kemauan saya saja tanpa kesepakatan dengan suami. Dan bukan pilihan sebagai orang tua, melainkan harus perserujuan si anak yang menjalani juga.

Prosesnya juga nggak mudah, next saya bahas detail di tulisan saya berikutnya ya.

Oke kembali lagi ke homeschooling. Dianggap aneh anaknya nggak sekolah? Dibilang gak punya biaya buat masukin sekolah favorit? Atau dibilang mau ngartis?

Duhh, panas telinga rasanya dong ya.
Tapi karena “kami” memutuskan bersama. Disitulah kami saling menguatkan. Terutama saya sih yang sering diademin sama suami, karena emak2 kan baperan ya 😝

Setelah tahun kedua, masih “aneh” juga?
Tetep kok... cuma karena kita udah kebal jadinya biasa aja.

Homeschooling atau sekolah dirumah, bukan berarti kita dirumah dan gak punya temen.

Justru karena dirumah, kita harus mikir kreatif supaya gak bosen. Dan justru kalau kreatifnya gak keluar2 kita yang perlu sering sering keluar rumah. Hahahaha

Ya begitulah, kami tetap bersosialisasi kok. Tetep belajar juga.
Jadi jangan pandang aneh cuma karena kami beda.

Tidak sekolah bukan berarti tidak belajar.


Kami belajar dimana saja dan kapan saja ! 😁✌️

Komentar